TRANSLATOR

Sasaran Belajar Yang Efektif !!

Posted by Babby Noortan Haswanto On Minggu, 06 Juni 2010 0 komentar

Tentunya seringkali kita menginginkan sesuatu atau ada hal – hal yang ingin kita capai di masa depan nanti. Seringkali kita menyebutnya sebagai cita – cita. Yang istilah lainnya adalah sasaran. Dalam belajar pun jika kita ingin sukses, tentunya harus memiliki sasaran. Tapi, sasaran yang seperti apakah yang baik itu? atau sasaran yang mungkin dapat kita capai atau sering kita sebut dengan istilah “sasaran yang efektif”.

Suatu sasaran akan efektif bila memenuhi kriteria : spesifik, terukur, realistik, dan fleksibel.

Spesifik
Sasaran kita haruslah terdefinisi dengan jelas, dengan kata lain ia harus spesifik. Sasaran untuk “belajar kimia lebih giat” tidak spesifik. Kita dapat membuat lebih spesifik dengan sasaran “belajar kimia 8 jam setiap minggu” karena kita bertatap muka dengan pengajar di kelas dalam seminggu sebanyak 4 jam, misalnya. Akan lebih spesifik lagi jika kita dapat menentukan pada hari apa akan belajar kimia dan bab mana saja yang akan dipelajari. Sasaran yang tidak spesifik akan membuat kita kehilangan fokus untuk mencapainya.

Terukur
Keterukuran adalah kriteria berikutnya dari suatu sasaran. Cukup mudah untuk mengetahui apakah kita “sudah belajar kimia selama 8 jam dalam seminggu”. Sasaran “untuk belajar kimia lebih giat” tidak mudah diukur. Sasaran yang terukur akan membantu kita untuk melihat kemajuan yang telah dicapai dan menjaga motivasi tetap tinggi. Keterukuran sasaran dapat dilihat dengan melihat target waktu penyelesaiannya.

Realistik
Dapatkah kita mencapai sasaran yang ditetapkan? Kadang – kadang kita menetapkan sasaran yang tidak realistik misalnya menaikkan IPK dari 2,0 menjadi 3,5 dalam satu semester. Secara matematika sasaran ini tidak mungkin dicapai dalam satu semester. (tapi, mungkin saja untuk jangka waktu empat tahun.)
Lebih realistik bila kita menetapkan bahwa pada semester yang sedang berjalan, kita merencanakan memperoleh nilai Fisika Dasar II : B dan Kimia Dasar II : A, sehinggas kita termotivasi untuk belajar lebih baik dan lebih teratur untuk ketiga mata kuliah ini.

Fleksibel
Jangan terlalu kaku dalam mencoba untuk mencapai sasaran yang kita tetapkan. Terkadang pada saat kita sedang menuju suatu sasaran perlu dibuat penyesuaian. Katakan kita telah menetapkan sasaran untuk mendapat nilai A untuk mata kuliah Kimia Dasar II. Tetapi kita jatuh sakit sehingga tidak dapat mengikuti kuliah selama dua minggu. Pada ujian tengah semester yang dilakukan dapat setelah kita sakit, nilai yang kita peroleh sangat rendah sehingga nilai akhir C sudah merupakan keberuntungan.
Daripada menyalahkan diri sendiri karena sasaran tidak dipenuhi, kita sebaiknya fleksibel dengan mengubah sasaran menjadi mengejar materi yang tertinggal selama kita sakit dan memahami bahan kuliah secara keseluruhan. Jadi jangan terpaku pada nilai A. Toh, kita bisa menebusnya di mata kuliah yang lain. Nilai itu penting, tapi bukan segalanya. Percayalah.

Yap, itu dia kriteria sasaran yang efektif. Naah, itu artinya sekarang temen2 dapat menentukan sasaran yang efektif dalam belajar buat temen2 sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar